PAPER
Paper
ini ditunjukan untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen II
Disusun oleh :
Hari Pandu Buana
E11110037
FAKULTAS INFORMATIKA DAN KOMPUTER
UNIVERSITAS MATHLA’UL ANWAR BANTEN
2013-214
KATA PENGANTAR
Puji dan Syukur kita panjatkan kepada Allah Subhanahuwataala. Salawat dan salam kita kirimkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad Sallallahu-alaihiwasallam, karena atas hidayah-Nyalah paper ini dapat diselesaikan. Paper ini penulis sampaikan kepada pembina mata kuliah... Bapak/Ibu... sebagai salah satu syarat kelulusan mata kuliah tersebut. Tidak lupa Penulis ucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu yang telah berjasa mencurahkan ilmu kepada penulis mengajar....
Penulis memohon kepada Bapak/Ibu dosen khususnya, umumnya para pembaca apabila menemukan kesalahan atau kekurangan dalam karya tulis ini, baik dari segi bahasanya maupun isinya, penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun kepada semua pembaca demi lebih baiknya karya-karya tulis yang akan datang.
Cikaliung, 22 Oktober
2013
Penulis
Penulis
BAB I
PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
KONSEP DASAR SISTEM
Suatu sistem pada dasarnya adalah sekolompok unsur yang erat
hubungannya satu dengan yang lain, yang berfungsi
bersamasama untuk mencapai tujuan tertentu.Secara sederhana,
suatu sistem dapat diartikan sebagai
suatu kumpulan atau himpunan dari unsur, komponen,
atau variabel yang terorganisir, saling berinteraksi,
saling tergantung satu sama lain, dan terpadu.
Dari defenisi ini dapat dirinci lebih lanjut pengertian sistem
secara umu, yaitu :
- Setiap sistem terdiri dari unsurunsur
- Unsurunsur tersebut merupakan bagian terpadu sistem yang bersangkutan.
- Unsur sistem tersebut bekerja sama untuk mencapai tujuan sistem.
- Suatu sistem merupakan bagian dari sistem lain yang lebih besar.
KONSEP DASAR INFORMASI
Secara umum informasi dapat didefinisikan sebagai hasil dari
pengolahan data dalam suatu bentuk yang lebih
berguna dan lebih berarti bagi penerimanya yang
menggambarkan suatu kejadiankejadian yang nyata yang
digunakan untuk pengambilan keputusan. Informasi merupakan
data yang telah diklasifikasikan atau diolah atau
diinterpretasi untuk digunakan dalam proses pengabilan keputusan.
KONSEP DASAR SISTEM INFORMASI
Sistem informasi adalah suatu sistem dalam suatu
organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi
harian yang mendukung fungsi operasi organisasi
yang bersifat manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu
organisasi untuk dapat menyediakan kepada
pihak luar tertentu dengan informasi yang diperlukan
untuk pengambilan keputusan. Sistem informasi dalam suatu
organisasi dapat dikatakan sebagai suatu sistem
yang menyediakan informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi
tersebut kapan saja diperlukan.
Sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah, mengolah dan mengkomunikasikan
informasi yang diterima dengan menggunakan sistem informasi
atau peralatan sistem lainnya.
B. PENGEMBANGAN
KOMPONEN DAN ELEMEN SISTEM INFORMASI
komponen sistem informasi
Sistem informasi terdiri dari komponenkomponen yang disebut
blok bangunan (building blok), yang terdiri dari
komponen input, komponen model, komponen output, komponen teknologi,
komponen hardware, komponen software, komponen basis data, dan
komponen kontrol. Semua komponen tersebut saling berinteraksi
satu dengan yang lain membentuk suatu kesatuan
untuk mencapai sasaran.
Komponen
input
Input
mewakili data yang masuk kedalam sistem informasi. Input
disini termasuk metode dan media untuk menangkap
data yang akan dimasukkan, yang dapat berupa dokumendokumen
dasar.
Komponen model
Komponen ini terdiri dari kombinasi prosedur, logika, dan model
matematik yang akan memanipulasi data input dan
data yang tersimpan di basis data dengan cara
yang sudah ditentukan untuk menghasilkan keluaran
yang diinginkan.
Komponen output
Hasil dari sistem informasi adalah
keluaran yang merupakan informasi yang berkualitas
dan dokumentasi yang berguna untuk semua pemakai
sistem.
Komponen teknologi
Teknologi merupakan “tool box” dalam sistem informasi, Teknologi
digunakan untuk menerima input, menjalankan model, menyimpan
dan mengakses data, menghasilkan dan mengirimkan keluaran, dan membantu pengendalian
dari sistem secara keseluruhan.
Komponen hardware
Hardware berperan penting sebagai suatu media
penyimpanan vital bagi sistem informasi. Yang berfungsi sebagai tempat
untuk menampung database atau lebih mudah
dikatakan sebagai sumber data dan informasi untuk
memperlancar dan mempermudah kerja dari sistem informasi.
Komponen software
Software berfungsi sebagai tempat untuk
mengolah,menghitung dan memanipulasi data yang diambil dari
hardware untuk menciptakan suatu informasi.
Komponen basis data
Basis data (database) merupakan kumpulan data
yang saling berkaitan dan berhubungan satu dengan
yang lain, tersimpan di pernagkat keras komputer dan menggunakan
perangkat lunak untuk memanipulasinya. Data
perlu disimpan dalam basis data untuk
keperluan penyediaan informasi lebih lanjut. Data di dalam
basis data perlu diorganisasikan sedemikian
rupa supaya informasi yang dihasilkan berkualitas. Organisasi
basis data yang baik juga berguna untuk
efisiensi kapasitas penyimpanannya. Basis data diakses
atau dimanipulasi menggunakan perangkat lunak paket yang
disebut DBMS (Database Management System).
Komponen kontrol
Banyak hal yang dapat merusak sistem informasi, seperti
bencana alam, api, temperatur, air, debu, kecurangankecurangan, kegagalankegagalan
sistem itu sendiri, ketidak efisienan, abotase dan lain
sebagainya. Beberapa pengendalian perlu dirancang dan
diterapkan untuk meyakinkan bahwa halhal yang dapat merusak sistem
dapat dicegah ataupun bila terlanjur terjadi kesalahankesalahan dapat
langsung cepat diatasi.
Gambar Interaksi Sistem Informasi
Sistem informasi terdiri dari elemenelemen yang terdiri dari orang,
prosedur, perangkat keras, perangkat lunak, basis data, jaringan
komputer dan komunikasi data. Semua elemen ini merupakan
komponen fisik.
Orang
Orang atau personil yang di maksudkan yaitu
operator komputer, analis sistem,
programmer, personil data entry, dan manajer sistem informasi/EDP
Prosedur
Prosedur merupakan elemen fisik. Hal ini di sebabkan
karena prosedur disediakan dalam bentuk fisik
seperti buku panduan dan instruksi. Ada 3 jenis
prosedur yang dibutuhkan, yaitu instruksi untuk pemakai,
instruksi untuk penyiapan masukan, instruksi
pengoperasian untuk karyawan pusat komputer.
- Perangkat keras
Perangkat keras bagi suatu sistem informasi terdiri atas
komputer (pusat pengolah, unit masukan/keluaran), peralatan
penyiapan data, dan terminal masukan/keluaran.
- Perangkat lunak
Perangkat lunak dapat dibagi dalam 3 jenis utama :
- Sistem perangkat lunak umum, seperti sistem pengoperasian dan sistem manajemen data yang memungkinkan pengoperasian sistem komputer.
- Aplikasi perangkat lunak umum, seperti model analisis dan keputusan.
- Aplikasi pernagkat lunak yang terdiri atas program yang secara spesifik dibuat untuk setiap aplikasi.
- Basis data
File yang berisi program dan data dibuktikan dengan
adanya media penyimpanan secara Fisik seperti
diskette, hard disk, magnetic tape, dan sebagainya.
File juga meliputi keluaran tercetak dan catatan lain diatas
kertas, mikro film, an lain sebagainya.
- Jaringan komputer
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan
peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan.
Informasi dan data bergerak melalui kabelkabel atau tanpa kabel
sehingga memungkinkan Pengguna jaringan komputer dapat
saling bertukar dokumen dan data
- Komunikasi data
Komunikasi data adalah merupakan bagian dari telekomunikasi
yang secara khusus berkenaan dengan transmisi
atau pemindahan data dan informasi diantara komputer
komputer dan pirantipiranti yang lain dalam bentuk digital
yang dikirimkan melalui media komunikasi
data. Data berarti informasi yang disajikan oleh isyarat
digital. Komunikasi data merupakan bagian vital dari suatu sistem
informasi karena sistem ini menyediakan infrastruktur yang
memungkinkan komputerkomputer dapat
berkomunikasi satu sama lain.
Gambar Hubungan Elemen Sistem Informasi
C. FUNGSI TUJUAN
Fungsi CBIS
:
1. Mendapatkan,
mengumpulkan, mengolah, mendistribusikan dan menyimpan informasi,
2. Memanage dan
menggunakan informasi sebagai pengambilan keputusan,
3. Memecahkan
masalah terstruktur/program bagi kalangan manager,
4. Pembuatan
dan pengolahan laporan, pembedayaan komunikasi aktivitas organisasi,
5.
Kecanggihan
sistem, sehingga meniru kecedasan manusia
BAB II
PEMBAHASAN
DEFINISI :
(CBIS) atau Sistem
Informasi Berbasis Komputer merupakan suatu sistem pengolah data menjadi sebuah
informasi yang berkualitas dan dipergunakan untuk suatu alat bantu pengambilan
keputusan.
CBIS ( Computer Base Information System)
Ø Memberi kesempatan untuk meningkatkan komunikasi dan pengambilan
keputusan dlm suatu organisasi.
Ø Perancangan harus memberikan perhatian kepada
tingkatan tingkatan manajemen dan kelompok organisasi.
Ø Pusat kekuatan informal dari suatu organisasi
yang dpt mempengaruhi keberhasilan CBIS harus diidentifikasikan dan dimasukkan
dlm perancangan.
Ø Harus menjaga manajemen yang dibutuhkan oleh
lingkungan dan perubahan yang mempengaruhi susunan organisasi
Mengelola CBIS
Ø Manajer bertanggung jawab untuk mengembangkan dan memelihara CBIS
Ø Dlm beberapa situasi manajer hrs dpt
mengerjakan semua tugas tanpa bantuan.
Ø Spesialis informasi memberikan bantuan teknis
jika diperlukan.
Ø CBIS akan dikembangkan manajer harus
merencanakan life cycle dan kemudian mengontrol para spesialis.
Ø Mengontrol sumber CBIS untuk menjaga
penampilan sistem dengan segala kemampuan, setelah implementasi.
Manajemen Sumber Informasi.
Perencanaan
manajemen puncak dari suatu perusahaan yang akan menetapkan penggunaan
komputerisasi yang akan berguna untuk mengetahui penciptaan sumber informasi
dan pengelolaannya Information resources management (IRM), jika
perusahaan akan menerapkan IRM maka harus ada tiga unsur, yaitu :
- Eksekutif puncak bagian komputer melaporkan secara langsung kepada pimpinan yang disebut Chief Information Officer (CIO)
- CIO turut ambil bagian dengan Eksekutif lain dalam menyusun rencana jangka panjang untuk organisasi
- Rencana jangka panjang harus dibuat agar kebutuhan informasi dapat memberi kepuasan pelayanan melalui komputerisasi personal, dll
Subsistem sistem Dalam Keorganisasian/ Perusahaan
- Fungsi organisasi terpisah dalam hal kegiatan dan ditentukan secara manajerial sebagai tanggung jawab sendiri-sendiri
- SIM dipandang sebagai sebuah gabungan sistem informasi
- Setiap sitem fungsional berdiri sendiri dalam hal prosedur, program, model yang saling tdk bersamaan.
- Gagasan dasarnya sama untuk mengenali fungsi-fungsi pokok atas nama subsistem dapat dirancang.
Subsistem utama dalam Sebuah organisasi Manufaktur
- Pemasaran : Ramalan penjualan, perencanaan penjualan, analisis pelanggan, penjualan
- Manufaktur : Perencanaan dan penjadualan produksi, pengendalian biaya, analisa biaya
- Logistik : Perencanaan dan pengendalian pembelian, persedian barang, dan distribusi
- Personalia : Perencanaan kebutuhan pegawai, menganalisa prestasi, administrasi gaji.
- Keuangan & Acc : Analisis Keuangan, analisis biaya, perencanaan kebutuhan modal, perhitungan pendapatan.
- Pengolahan Informasi : Perencanaan sistem informasi, analisis biaya
- Manajemen Puncak : perencanaan strategis, pengalokasian sumber daya.
·
Organisasi adalah pembinaan
hubungan wewenang dan dimaksudkan untuk mencapai koordinasi yang struktural,
baik secara vertikal maupun secara horisontal diantara posisi yang telah
diserahi tugas-tugas khusus yang dibutuhkan untuk mencapai tujuan perusahaan.
·
Organisasi terdiri dari dua
bagian :
- Bagian-bagian / Departemen / Divisi : yang berarti menciptakan struktur dengan bagian yang diintegrasikan.
- Hubungan-hubungan : yakni hubungan antar komponen organisasi sedemikian rupa, sehingga hubungannya satu sama lain terikat oleh hubungan terhadap keseluruhan.
Model
Adalah
abstraksi dari suatu masalah yang menampilkan tujuan dan aktivitas yang saling
berhubungan.
Jenis
Model :
- Model Fisik : adalah gambaran dari suatu sistem yang langsung diwujudkan dalam bentuk fisik
- Model Naratif : adalah model yang digambarkan dengan kata lisan ataupun tertulis
- Model Grafis : adalah model yang diwujudkan dengan gambaran garis, simbol dan bentuk gambar.
- Model Matematis : adalah model yang digambarkan dengan bentuk model matematika.
Penggunaan
Model : Memudahkan pemahaman dan meramal
Dimensi
Informasi :
Relevansi : informasi mempunyai jika ia berhubungan secara khusus dengan
maslah yang ada.
Ketetapan
: informasi harus tepat (akurat)
Tepat
waktu : informasi diperlukan saat masalah krisis belum terjadi
Kelengkapan
: informasi harus mempunyai suatu kandungan yang lengkap.
Database
Database : susunan record data operasional lengkap dari suatu organisasi/perusahaan, yang terorganisir dan disimpan secara integrasi dengan menggunakan metode tertentu dalam komputer sehingga mampu memenuhi informasi optimal yang diperlukan oleh pemakai.
Manajemen
Data : merupakan bagian dari manajemen informasi, yang mencakup aktivitas yang
dilakukan untuk memastikan keakuratan dan up to date-an data perusahaan.
Subsistem Pangkalan Data (Database)
Ø Data mempunyai nilai sepanjang :
·
Data itu bisa dicari kembali
·
Diolah
·
Disediakan untuk orang yang
membutuhkannya dalam batas waktu
Ø Suatu sistem informasi manajemen menggambarkan persediaan suatu rangkaian
data yang cukup lengkap yang disimpan agar dapat memyediakan informasi untuk
mendukung operasi, manajemen, dan pembuatan keputusan dalam suatu organisasi.
Ø Rangkaian file data yang saling berkaitan secara logik yang dipelihara
untuk SIM disebut pangkalan data (Data Base)
Ø Perangkat lunak yang diperlukan untuk mengelola secara efektif dan
menggunakan pangkalan data disebut sistem pangkalan data.
Ø Seluruh sistem yang menyangkut pangkalan data, perangkat lunak data,
administrator pangkalan data, dan prosedur pangkalan data disebut sub sistem
pangkalan data dan merupakan bagian dari sistem informasi manajemen.
Konsep Data dan Susunan Data
·
Data harus disusun agar
pengolahan beberapa ciri suatu objek pengolahan data.
·
Butir data dapat membentuk
suatu hubungan hirarkis antar mereka.
Butir Data
·
Suatu butir sering disebut
sebagai bidang atai Fields,
·
Suatu bidang adalah ruang
penyimpanan pada sarana file pengolahan data fisik, sedangkan butir adalah apa
yang disimpan didalamnya.
·
Rangkaian kolom
didefinisikan sebagai bidang butir data yang ditetapkan pons.
·
Butir data panjangnya tetap
atau variable. Misalnya, nama dan alamat cukup beraneka ragam dalam jumlah
karakter yang diperlukan. Tetapi hanya dua digit angka akan menampung usia
setiap karyawan.
Rekaman
·
Butir data yang berhubungan
dengan suatu obyek pengolahan data digabung menjadi suatu rekaman untuk obyek
itu.
·
Kalau obyek pengolahannya
adalah suatu pelanggan, butir seperti nomor pelanggan, nama, alamat, sisa
hutang, dan tingkat pemberian kredit merupakan rekaman bagi pelanggan.
·
Setiap butir data untuk
suatu rekaman menempati suatu bidang pada sarana penyimpanan. Jumlah
penyimpanan yang diperlukan berbagai bidang rekaman merupakan penyimpanan yang
dibutuhkan rekaman. Rekaman suatu jenis tertentu panjangnya bisa tetap atau tdk
tetap (variabel)
File
·
Suatu kumpulan rekaman yang
saling berhubungan atau disebut rangkaian data
·
Pemeliharaan dan penciptaan
suatu file adalah suatu beban kerja dalam suatu sistem pengolahan informasi
komputer
Jenis File
1. File Induk : rekaman yang relatif permanen berisikan informasi statistik,
identifikasi dan historis. Dipakai sebagai suatu sumber referensi atau
pencarian kembali. Co/ : File Personalia, File Persediaan.
2. File Transaksi/ File Perincian : kumpulan rekaman yang menguraikan
transaksi perusahaan. Dikembangkan sebagai hasil pengolahan transaksi penyiapan
dokumen transaksi. Dipakai untuk meremajakan file induk. Co/ : File faktur
penjualan, file pesanan pembelian, file perusahaan skala gaji.
3. File Laporan : catatan yang disarikan dari data dalam file induk
menyiapkan suatu laporan. Co/ : File laporan untuk pajak yang ditahan, file
laporan pelanggan yang menunggak pembayaran, file laporan untuk analisa
ketrampilan pegawai.
4. File Penyortiran : suatu file kerja berisi rekaman yang harus diurut.
File ini bisa berupa file asli salinan file asli salinan file transaksi, file
induk atau file laporan.
STRUKTUR INFORMASI
·
Suatu struktur informasi
menentukan hubungan yang dimiliki data bagi pemakai informasi.
·
Suatu struktur informasi
bisa dikelompokkan sebagai hirarkis atau hubungan. Hubungan hirarkis merupakan
suatu hubungan Inferior-superior.
Peralatan Penyimpanan File
·
Sarana penyimpanan file yang
paling umum dipakai adalah pita magnetik atau piringan magnetik.
Susunan File Untuk Pengolahan
Data
Tujuan
dari suatu susunan file adalah :
- Menyediakan suatu sarana untuk mencari rekaman bagi pengolahan, seleksi, atau penyaringan (Extracting)
- Memudahkan penciptaan dan pemeliharaan file.
Beberapa pertimbangan dalam
desain file :
|
Pertimbangan
|
Catatan
|
|
Metode
Jangkauan File
|
Jangkauan
berurutan atau langsung
|
|
Besarnya
file
|
Dipengaruhi
jumlah rekaman, besarnya rekaman, besarnya blok dan metode penyimpanan data
pada sarana file
|
|
Desain
item
|
Tetap
atau variabel
|
|
Biaya
sarana file
|
Biayanya
paling tinggi untuk peralatan jangkauan langsung yang cepat seperti tromol dan
piringan, paling rendah untuk sarana peraltan penyimpanan jangkauan lambat
seperti pita magnetik.
|
|
File
pengolahan pemeliharaan dan pertanyaan
|
Peremajaan
online dan pencarian kembali yang sering versus pengolahan periodik.
|
|
Kebutuhan
akan suatu pangkalan data
|
Pangkalan
data memperluas besarnya rekaman dan memperbesar kompleksitas manajemen file.
|
|
Kerahasiaan
file
|
Ketentuan
pengamanan untuk membatasi jangkauan dan membatasi pembuatan perubahan pada
file.
|
Susunan
File secara berurutan
·
Dalam susunan file secara berurutan rekaman
disimpan menurut kunci rekaman.
·
Susunan file secara berurutan adlh biasa
karena memanfaatkan sarana file yang paling murah yakni pita magnetik.
·
Susunan secara berurutan pada suatu piringan
seringkali disebut metode jangkauan secara berurutan (sequential access methode
/SAM)
·
Efisiensi susunan secara berurutan untuk
pencarian data yang diperlukan oleh pertanyaan tergantung pada jenis
pertanyaannya. Kalau pertanyaannya adalah mengenai suatu rekaman spesifik yang
ditandai oleh kuncinya, suatu file secara berurutan seperti pita magnetik
ditelusuri mulai dari awalnya sampai rekaman itu ditemukan.
Manfaat dan kelemahan
susunan secara berurutan dalam peremajaan file induk, adalah :
|
Manfaat
|
Kelemahan
|
|
Desain
file adalah sederhana pencarian suatu rekaman hanya memerlukan suatu kunci
urutan
Kalau
tingkat kegiatan adalah tinggi, kesederhanaan kunci sebagai metode untuk
jangkauan memudahkan pengolahan yang efisien.
Sarana
file yang murah dapat dipakai ( pita magnetik)
|
Seluruh
file harus diolah betapapun rendahnya tingkat kegiatannya
Transaksi
harus disortir dalam urutan yang sama dengan file
File
adalah selalu uang sampai batas suatu kelompok belum diolah.
|
Susunan
File Secara Acak
·
Masalah susunan file untuk
pengolahan data yang memakai penyimpanan jangkauan langsung adalah bagaimana
menyimpan rekaman data sedemikian rupa sehingga lokasi penyimpanan dapat
ditemukan.
·
Bagi jangkauan acak baik
sekali kalau kunci rekaman adalah sama dengan nomor identifikasi untuk lokasi
penyimpanan piringan.
·
Teknik yang paling dikenal
dan sering dipakai untuk menghasilkan alamat melalui randomizzing adalah
pembagian kunci dengan satu bilangan positif yang biasanya adalah suatu
bilangan utama. Suatu kesulitan dengan prosedur randomizzing adalah bahwa
beberapa alamat tidak akan pernah muncul sedangkan dua atau lebih banyak kunci
rekaman bisa menghasilkan alamat piringan yang identik. Dalam keadaan demikian,
salah satu rekaman disimpan pada lokasi yang dihasilkan dengan alamat piringan
disimpan dalam overflow location.
Susunan
File Secara Acak yang Diindeks
Indeks seringkali dalam
urutan kunci rekaman, yang memungkinkan indeks dicari secara berurutan atau
dengan cara proses pencarian biner untuk menemukan alamat sebuah rekaman, dalam
beberapa keadaan, suatu indeks berurutan tidak dikehendaki dalam suatu susunan
yang diindeksbisa diciptakan dengan suatu pohon indeks.
Susunan
File Secara Berurutan yang di Indeks
Susunan secara berurutan
yang diindeks pada hakekatnya merupakan suatu kompromi antara metode jangkauan
berurutan dan jangkauan acak. Susunan ini juga dikenal sebagai ISAM (Indexed
Sequential Access Methode/ metode jangkauan berurutan yang diindeks)
Susunan Daftar
untuk Pencarian Informasi
Masalah jangkauan adalah
paling hebat dalam aplikasi pencarian informasi. Suatu alternatif atas susunan
berurutan atau acak adalah dengan memakai semacam bentuk susunan daftar,
hubungan antar rekaman ditentukan petunjuk (pointer) hingga tidak perlu adanya
susunan file khusus.
Susunan
daftar sederhana
Dalam
suatu daftar sederhana suatu masukan dalam suatu indeks menunjuk pada rekaman
pertama. Rekaman pertama dalam daftar menunjuk pada rekaman logik kedua dan
seterusnya.
Susunan
daftar yang dibalikkan
suatu rangkaian ciri penuh
akan memungkinkan file dijangkau melalui ciri mana saja. File ini dikatakan
sebagai “Dibalikkan” (inverted)
BAB III
PENUTUP
Kesimpulannya
adalah dalam era globalisasi ini kita harus bias mengetahui adanya pengembangan
system informasi manajemen berdasarkan CBIS jaman sekarang ini ,yang mempunyai
banyak peranan dalam kehidupan sehari hari ,khususnya dalam bidang basis
computer system. Sistem informasi manajemen merupakan sebuah system informasi
yang memiliki integrasi antar sub systemnya.
Saran
Kita
sebagai bangsa Indonesia ,kita harus mengembangkan lagi system yang ada di
Negara ini contohnya system informasi manajemen berdasarkan CBIS yang kita
bahas ini.
REFERENSI